AKAFARMA ikut berpartisipasi dalam kegiatan Diseminasi Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

  • Home
  • Posts
  • AKAFARMA ikut berpartisipasi dalam kegiatan Diseminasi Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
AKAFARMA ikut berpartisipasi dalam kegiatan Diseminasi Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

AKAFARMA ikut berpartisipasi dalam kegiatan Diseminasi Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

  • Admin
  • 18. 03. 2020
  • 0
  • 46

Banda Aceh, Bertempat di Aula Hotel Keumala Lantai 4 di lakukan kegiatan Diseminasi Perlindungan Kekayaan Intelektual Merek dan Hak Cipta dengan Tema "Pentingnya Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Bagi Perguruan Tinggi Di Kota Banda Aceh. (Senin, 16 Maret 2020).

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan laporan panitia oleh Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual yang di wakili oleh Reza Nazriandi, bahwa kegiatan ini dilakukan guna mencegah timbulnya permasalahan kekayaan intelektual dengan menimbulkan kesadaran akan pentingnya daya kreasi dan inovasi intelektual sebagai kemampuan yang perlu diraih oleh para pengajar dan mahasiswa dengan kekayaan intelektual yang dapat memajukan suatu daerah sebagai faktor pembentuk kemampuan daya saing baik nasional maupun di internasional.

Selanjutnya sambutan Kepala Kantor Wilayah Yang di Wakilkan oleh Kepala Divisi Administrasi Rudi Hartono, mengatakan bahwa Kekayaan Intelektual merupakan Kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi pengetahuan, seni, sastra, karya tulis karikatur, dan lain-lain yang berguna. Keberadaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memang tidak terlepas dari kegiatan ekonomi, industri dan perdagangan. Rudi juga menjelaskan untuk tahun 2019 Kanwil Kemenkumham Aceh telah melakukan pelayanan pendaftaran dan pencatatan Kekayaan Intelektual Sebanyak 234 (dua ratus tiga puluh empat) Permohonan. Rudi juga menambah kegiatan diseminasi Perlindungan Kekayaan Intelektual Merek dan Hak Cipta ini bertujuan memberikan informasi mengenai kekayaan Intelektual dan arti penting terhadap pendaftaran dan pencatatan kekayaan intelektual. Rudi mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya mewujudkan pemahaman hukum terhadap Kekayaan Intelektual di Kota Banda Aceh, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Kekayaan Intelektual bagi Kalangan Perguruan Tinggi. Tutupnya.

Kegiatan ini berlangsung antusias dengan dihadiri oleh akademisi dan mahasiswa yang masih muda-muda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimti Pratama, Pejabat Administrator, Akademisi dan Mahasiswa disekitar kota Banda Aceh.

Link Sumber : Disini